7+ Adegan Klise Dalam Cerita Horor

7+ Adegan Klise Dalam Cerita Horor

Cerita horor merupakan adegan klise yang terus diulang dengan konsep baru. Saya mengatakan hal ini klise karena suatu alasan. Adegan klise dalam cerita horor adalah elemen penting yang tidak boleh dipisahkan begitu saja. Justru adegan klise tersebut bisa menjadi inspirasi untuk membuat cerita yang berbeda. Tujuan dari artikel ini adalah memberikan inspirasi untuk semua pembaca. Oleh karena itu jangan rabu untuk memberikan masukan berupa komentar dan saran yang membangun. Mari bangun artikel ini supaya lebih bermanfaat untuk penulis lainnya.

Poltergeist

Kedatangan roh jahat akan selalu digambarkan berupa pintu/jendela yang terbuka dengan sendirinya. Angin kencang yang tak wajar seolah ingin menghempaskan dirimu. Bahkan suasananya akan makin memburuk ketika lampu-lampu mulai padam. Benda-benda mulai berterbangan dan tak lama setelah itu roh jahat muncul dihadapanmu.

Uji Nyali

Suatu acara akan memaksamu untuk melakukan uji nyali di tempat keramat. Tantangan ini bisa saja kamu hindari. Namun Karena suatu hal kamu terpaksa mengikuti tantangan tersebut bersama rekan-rekan. Sebagai bukti tantangan tersebut kamu harus membawa sesuatu dari tempat tersebut. Kamu berhasil membuktikan diri dan kembali ke rumah. Awalnya semua berjalan lancar. Satu persatu gangguan mulai mendatangi dirimu dan rekan-rekan lainnya.

Pindah Rumah

Karena suatu alasan sang tokoh harus pindah dari kota ke desa. Tanpa mengetahui sejarah rumah yang dihuninya sekarang. Lama-kelamaan sang tokoh mulai mengalami kejadian mistis meski itu hanya mimpi. Makin lama sosok hantu tersebut mulai muncul secara nyata.

Mematahkan kutukan di tempat angker

Sang tokoh akan mendapatkan sebuah petunjuk untuk mematahkan kutukan roh jahat. Tempat yang harus dia tuju tidak mudah dilalui kendaraan. Daerah yang tidak dihuni seorangpun. Biasanya cerita semacam ini melibatkan benda mistis yang membawa petaka.

Kemenangan semu

Jangan harap semuanya akan berakhir indah. Inilah yang sengaja dibuat oleh seorang pengarang. Kebaikan tidak selalu menang dan kisah horor. Hantu akan selalu bangkit bahkan ketika tokoh utama bisa mengalahkannya. Ketika mereka bisa lolos sekalipun, sang hantu akan terus mengikutinya. Biasanya hal ini di selipkan di Epilog.

Kucing dalam lemari

Sang tokoh awalnya akan mendengar suara pada lemari. Meski seluruh tubuhnya gemetar, dia tetap berusaha membuka lemari tersebut. Seketika itu juga seeokr hewan akan melompat keluar dari lemari. Diikuti dengan teriakan sang hewan yang mengagetkan. Bahkan saya sendiri masih tidak tahu cara hewan itu masuk. Suara sang hewan seolah dihilangkan ketika hal itu terjadi. Tujuanya hanya untuk mengagetkan sang tokoh sekaligus pembacanya.

Adegan mandi

Ini adalah hal yang paling dinanti pembaca. Sebuah adegan yang paling indah. Ketika melihat tokoh idaman sedang membuka pakaiannya setau persatu. Namun biasanya dipakai untuk membuat hal yang paling menakutkan. Air yang berubah menjadi darah. Penampakan di kaca. Di pegang oleh sosok tak dikenal. Biasanya tokoh akan tersentak kemudian merasa dirinya sedang berhalusinasi.

Terjatuh di saat genting

Sang tokoh biasanya akan berlari untuk menghindari ancaman. Bukannya terhindar dari masalah, sang tokoh malah terjatuh dan kesulitan bangkit. Lebih parahnya lagi beberapa cerita membuat kaki sang tokoh terkilir. Meskipun klise, hal ini sangatlah masuk akal.

Dimensi yang berbeda

Hantu kerap kali menjebak tokoh dalam dunia lain yang tampak aman-aman saja. Lama kelamaan sang tokoh melihat perilaku orang-orang yang tidak wajar. Kemudian mereka mendadak menghilang begitu saja. Ketika sang tokoh sadar, dirinya sudah ada di bangunan tua yang menyeramkan.

Flashback

Adegan ini mirip dengan poin sebelumnya. Biasanya sang tokoh akan berada di situasi dimana sang hantu masih hidup. Sang tokoh diajak untuk melihat masa lalu kelam sang hantu. Biasanya akan ada adegan penyiksaan yang menyebabkan seseorang menderita hingga memiliki dendam.

Pahlawan kesiangan

Pada akhir kisah biasanya akan muncul sosok penolong. Biasanya memiliki kemampuan suprantural dan paham akan mahkluk gaib. Tokoh penolong ini biasanya diperlihatkan seperti antagonis pada awalnya.

Suara Lonceng

Cerita horor kerap kali mengeluarkan bunyi lonceng jam tua. Beberapa diantara melakukan varian seperti suara burung gagak, serigala, bahkan kucing. Tujuannya untuk menimbulkan suasanya yang lebih mencekam.

Lokasi penampakan

Hantu seringkali muncul di kamar mandi. Bahkan jika dia sudah menjadi hantu sekalipun, mengintip orang mandi tetap jadi hobinya. Muncul di bawah wastafel. Berdiri di pojokan saat bercermin. Di bawah kolong tempat tidur. Bersembunyi di dalam lemari, namun ada juga yang di atas lemari. Di sebuah lorongpun menjadi tempat faforitnya.

Rumah sakit angker

Kebanyakan cerita horor selalu menyisipkan rumah sakit yang tampak angler. Beberapa cerita melakukan varian dengan penginapan angker. Keangkeran tersebut biasanya digambarkan dengan lokasi yang sudah tua dan banyak sarang laba-laba.

You cannot copy content of this page